5 CARA ATASI SIKAP GILA BELANJA


Belanja jika butuh itu bagus, namun jika belanja hanya untuk memenuhi laper mata nampaknya tidak. Kesulitan untuk menghilangkan sikap gila belanja kamu? beberapa tip berikut yang dikutip dariinfospesial.net patut kamu coba:

1. Investasi 
Sisihkan anggaran belanja kamu untuk membeli barang-barang yang bisa memberi keuntungan di kemudian hari. Membeli emas atau logam mulia lainnya bisa dijadikan pilihan sekaligus untuk investasi. Tak perlu beli dalam jumlah besar. Tapi jika dilakukan rutin, sedikit demi sedikit nanti kamu bisa merasakan manfaatnya.

2. ‘Garage Sale’
Kumpulkan beberapa teman kamu yang gila belanja dan coba rencanakan ide ini. Menggelar “garage sale”, menjual kembali barang-barang kamu yang masih layak pakai atau bahkan belum (dan tak akan) dipakai sama sekali. Daripada berdebu lebih baik bukan jika diuangkan kembali. Pasang harga yang masuk akal agar pembeli tertarik. Jika tak ada tempat untuk berdagang tawarkan saja secara online lewat forum atau media sosial.

3. Sumbangkan
Coba rapikan lemari dan kamar kamu, lalu pilah-pilih beberapa barang yang tak akan digunakan lagi. Daripada dibiarkan menumpuk salurkan saja ke kegiatan yang lebih positif yaitu dengan menyumbangkannya kepada orang yang lebih membutuhkan. Manfaatnya bagi kamu, kegiatan amal ini juga dipercaya bisa memberi efek yang baik untuk meningkatkan mood. Tanya keluarga atau teman kamu yang kemungkinan memiliki benda yang juga bisa disumbangkan. Sekalipun kamu menggelar garage sale hasilnya pun juga bia disumbangkan.

4. Modifikasi 
Bosan dengan pakaian lama, membeli yang baru juga bukan solusi, ingin menjual namun sayang, jawaban terbaiknya adalah memodifikasinya hingga meninggalkan wujud lamanya. Pilih pakaian yang kondisinya masih baik. Buka majalah mode atau referensi mode di Internet untuk mencari inspirasi. Minta bantuan orang tua, penjahit, atau teman jika tidak bisa mengerjakannya sendiri. Menambahkan beberapa payet, renda, atau modifikasi model pakaian lama bisa jadi lebih ekonomis daripada membeli yang baru.

5. Pinjam atau Barter
Punya baju baru bukan harus dari hasil membeli. Coba cari teman kamu yang memiliki tubuh hampir seukuran dan selera yang mirip. Tawarkan opsi barter pakaian untuk menyegarkan koleksi busana kamu. Untuk acara yang jarang terjadi atau hanya terjadi satu kali, usahakan tak perlu membeli baju baru. Coba tanya kakak, adik, ibu, atau teman kamu yang mungkin saja memiliki benda yang dibutuhkan.